Inspiring Figures | September 01, 2016 at 03:27 PM post by yehabe (view 1492)

Bagi Acied, sapaan akbrab Asrid Tatumpe, ada dua hal utama yang harus dipersiapkan untuk menjadi Master of Ceremony (MC) professional seperti yang ditekuninya selama ini. Pertama adalah kesiapan diri dan kedua adalah profesionalisme. Kesiapan diri berkaitan dengan good performance, good attitude, berwawasan luas, public speaking yang baik, pembawaan diri yang baik dan percaya diri. Sedangkan profesionalisme yakni mampu bekerja dengan jujur, bertanggung jawab dan mempunyai manajemen waktu yang baik. Hal ini yang menjadi kunci suksesnya acied selama menjalani profesi sebagai MC.

Putri Indonesia Sulawesi Utara tahun 2010 ini memang laris manis. Hampir setiap seremoni yang diadakan di kota Manado menggunakan jasanya untuk memandu acara. Baik untuk acara-acara formal maupun informal. Terkadang pula Acied harus terbang keluar kota untuk beberapa permintaan MC.

Acied yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Manado ini pertama kali terjun ke dunia MC di tahun 2009. Acied mengawali kariernya sebagai seorang model. Melihat prospek menjadi MC cukup bagus sehingga Acied memutuskan untuk mecoba keberuntungan. Tapi bukan berarti tanpa persiapan. Sebagai bekalnya, wanita kelahiran 25 Agustus 1987 ini harus menghabiskan beberapa bulan belajar di John Robert Powers untuk mengasah kemampuan dan menambah skill untuk menjadi seorang MC profesional.

Dalam menjalankan kariernya Acied yang saat ini sedang menyelesaikan studi Doktoralnya terus menempa diri dengan belajar. Acied selalu berpegang pada motto hidupnya yakni satu plus satu. Artinya kita tidak boleh hanya sama dengan orang lain. Kita harus lebih kreatif, mampu melihat peluang, mempunyai manajemen waktu yang baik dan punya visi misi jelas untuk sukses. Baginya kunci sukses itu sederhana, cukup dengan prinsip “Do what you love and love what you do” terangnya. (yhb)