Tourism and Culture | September 16, 2016 at 10:35 AM post by aiskai (view 2045)

KUBUR tebing batu, ternyata tak hanya ada di Toraja. Karena di Sulawesi Utara, kubur tebing batu itu bisa dijumpai. Tepatnya di kawasan Dumoga, kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Penemuan kubur tebing batu setidaknya bisa lebih membuka tabir sejarah berbagai wilayah Sulut di masa lalu, khususnya kehidupan masyarakat purba di wilayah  Bolmong Raya.

Penelusuran yang dilakukan tim Expose Manado, situs arkeologi kubur tebing batu ini berada di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, yang secara administratif masuk wilayah di desa Toraut Barat Kecamatan Dumoga Barat, Bolmong.

Oleh masyarakat setempat, kubur tebing batu ini tersebut disebut batu kamar. Hal ini dikarenakan bentuknya yang persegi menyerupai kamar-kamar dalam rumah.

Dari penelitian yang dilakukan di kawasan Balai Arkeologi Sulut, ditemukan ada lima situs  kubur batu di Toraut ini. Yaitu kubur batu Binuanga, Luod, Kosinggolan, serta Tumpa I dan Tumpa II.

Azis Nasrullah, arkeolog dari Balai Arkeologi Sulawesi Utara, mengatakan keberadaan batu kamar ini masih terus diteliti. Termasuk perkiraan usia atau sejak kapan tebing batu kamar dibuat oleh manusia masa lalu itu. ‘’Kami masih akan terus melakukan penggalian di sekitar lokasi situs ini,’’ tandas Nasrullah.

Yang pasti, tebing kubur batu ini, menjadi benda cagar budaya yang bernilai tinggi yang mesti dijaga keberadaannya, sekaligus menunjukkan kekayaan tradisi dan  budaya masyarakat Sulut di masa lalu. (tim/ak)

Unduh Expose Manado Magazine untuk mendapatkan informasi lainnya terkait Kubur Tebing Batu Dumoga.