Tourism and Culture | September 17, 2016 at 05:06 PM post by aiskai (view 1408)

SITUS kubur tebing batu yang ditemukan di Dumoga, ternyata bukan cuma satu saja, tapi ada lima. Kelima situs ini tersebar di empat lokasi, yang semuanya berada di wilayah administrasi Desa Toraut Barat, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Oleh para peneliti, situs-situs batu itu dinamai berdasarkan nama sungai atau sumber air yang berdekatan dengan situs tersebut. Yaitu situs kubur tebing Binuanga yang berdekatan dengan sungai Binuanga, situs Kosinggolan dekat dengan sungai Kosinggolan, lalu situs Luod, serta situs Tumpa I dan Tumpa II.
Untuk sampai ke situs-situs ini pun harus ditempuh dengan berjalan kaki dari pemukiman penduduk. Lama perjalanan mulai dari setengah jam (situs Tumpa) hingga tiga jam (Luod, Binuanga, dan Kosinggolan), yang melewati kebun maupun hutan.
Yang berkunjung ke situs itu pun bisa menemukan petualangan menarik dan menakjubkan. Apalagi posisi situs kubur tebing batu ini berada di area Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), yang kaya dengan beragam hayati ini.
Namun sampai melihat dari dekat kubur tebing batu ini, tak bisa sembarangan orang. Pasalnya, semua posisi kubur berada di tebing batu yang curam dengan posisi sekira 90 derajat, sehingga sulit dijangkau.  Untuk memanjat ke kuburan tebing ini pun  dibutuhkan standar peralatan yang aman dan mesti dilakukan oleh orang-orang yang berpengalaman sebagai pemanjat tebing. (ak)

Unduh Expose Manado Magazine untuk mendapatkan informasi lainnya terkait Kubur Tebing Batu Dumoga.